

External Collaborator: Digital Mentorship Coordinator Kebekerjaan dan Kewirausahaan
Latar Belakang
Save the Children Indonesia merupakan organisasi hak anak nasional yang menjadi bagian dari gerakan global. Save the Children percaya bahwa setiap anak berhak memiliki hidup dan masa depan yang lebih baik. Dengan visi ini, Save the Children melakukan berbagai upaya, baik dalam situasi sehari-hari maupun saat krisis, untuk memastikan anak-anak dapat hidup sehat, belajar dengan baik, dan tumbuh dalam lingkungan yang aman. Save the Children bekerja bersama anak-anak, keluarga, dan mitra untuk menciptakan dampak yang lebih besar dan berkelanjutan.
Saat ini, Save the Children Indonesia melaksanakan program Skills to Succeed (S2S), bagian dari inisiatif global yang dilakukan di tujuh negara (Indonesia, China, Vietnam, Meksiko, Bangladesh, Afrika Selatan, Thailand). Di Indonesia, program ini berlangsung sejak September 2025 hingga Agustus 2028, mencakup tiga provinsi: Jawa Barat, Jawa Timur, dan Jawa Tengah. Program ini selama lebih dari tiga setengah tahun, akan melibatkan orang muda yang terpinggirkan dalam kegiatan yang bertujuan membantu mereka mendapatkan pekerjaan yang layak, meningkatkan atau mengembangkan keterampilan baru, termasuk keterampilan kerja, literasi digital, dan pola pikir hijau, untuk membantu mereka sukses di ekonomi digital.
Program ini akan meningkatkan akses terhadap keterampilan yang diminati dan layanan ketenagakerjaan, memungkinkan lebih banyak orang muda untuk masuk dan berkembang di ekonomi digital serta mencapai hasil yang terukur dalam hal pekerjaan, wirausaha, atau magang berbayar. Program ini juga akan menguatkan sistem pendidikan dan ketenagakerjaan, mengatasi kesenjangan layanan, dan memastikan layanan penempatan kerja efektif, skalabel, dan dapat diakses oleh semua orang muda. Berlandaskan fondasi yang telah teruji, kami akan meningkatkan ekosistem penempatan kerja dan menghasilkan bukti tentang pendekatan paling berdampak untuk meningkatkan hasil ketenagakerjaan orang muda. Program ini juga akan membina generasi baru pemimpin muda yang mampu memperjuangkan kepentingan sesama orang muda dan membentuk tenaga kerja yang lebih inklusif.
Periode kelulusan sekolah menengah kejuruan/SMK merupakan fase transisi kritis bagi peserta didik kelas 12, di mana mereka dihadapkan pada pilihan untuk memasuki dunia kerja, atau memulai wirausaha. Namun, banyak lulusan yang masih mengalami kesulitan dalam memperoleh informasi yang akurat tentang peluang kerja, keterampilan yang dibutuhkan di dunia profesional, serta langkah-langkah memulai usaha. Selain itu, kurangnya persiapan dalam menyusun CV, menghadapi wawancara kerja, atau mengembangkan mindset kewirausahaan seringkali menjadi penghambat dalam mencapai kesuksesan di tahap ini.
Teknologi digital, khususnya platform WhatsApp yang mudah diakses, dapat menjadi sarana efektif untuk memberikan pendampingan intensif kepada peserta didik. Melalui pembentukan komunitas WhatsApp grup, peserta didik dapat memperoleh:
Kegiatan ini juga sejalan dengan peran Bursa Kerja Khusus (BKK) dan Bimbingan Karir (BK) di SMK, yang bertujuan mempersiapkan peserta didik menghadapi dunia kerja, melanjutkan studi dan kewirausahaan. Dengan pendekatan yang lebih fleksibel dan interaktif melalui grup WhatsApp, diharapkan peserta didik dapat lebih siap dan percaya diri dalam menentukan langkah setelah lulus. Dengan demikian, kegiatan Mentorship kebekerjaan online dan offline ini diharapkan dapat menjadi solusi inovatif untuk meningkatkan kompetensi, akses informasi, dan kesiapan karir dan wirausaha bagi peserta didik kelas 12 di sekolah mitra program skills to succeed GG12 di provinsi Jawa Timur dan Jawa Tengah.
Tujuan
Memberikan pembekalan yang komprehensif bagi peserta, sehingga mereka tidak hanya memahami dunia kerja tetapi juga mampu membangun kepercayaan diri dan kompetensi untuk berkontribusi di lingkungan profesional.
Menghubungkan peserta didik kelas 12/13 dengan professional dari perusahaan.
Memahami peluang kerja digital.
Memahami bentuk-bentuk pekerjaan (model pekerjaan, jenis-jenis kontrak pekerjaan)
Memastikan implementasi dari kegiatan mentorship kebekerjaan dan kewirausahaan yang telah dijadwalkan untuk peserta di grup whatsapp dapat terlaksana.
Ruang Lingkup Tugas
Melakukan koordinasi dan pelibatan dengan narasumber kegiatan, perusahaan, dan mentor yang akan terlibat dalam mentorship kebekerjaan dan kewirausahaan
Membantu tim program dalam melakukan pemetaan kebutuhan peserta mentorship kebekerjaan, kewirausahaan dan pengembangan diri.
Menyiapkan konten/materi setiap bulan terkait kebekerjaan, kewirausahaan dan pengembangan diri/soft skills.
Membuat jadwal setiap minggu untuk materi yang diberikan kepada peserta melalui grup Whatsapp atau platform lainnya seperti zoom meeting
Menciptakan aktivitas pelibatan yang dapat menimbulkan interaksi positif antar peserta di grup Whatsapp
Melakukan supervisi kepada admin grup Whatsapp termasuk memberikan solusi terhadap isu/tantangan yang muncul di dalam grup Whatsapp
Mencari dan memastikan ketersediaan narasumber yang berkaitan dengan materi yang akan di sampaikan dalam kegiatan mentorship kebekerjaan
Merancang tools pemantauan peserta dalam kegiatan baik dari aspek partispasi dan juga manfaat program.
Melakukan analisis data terkait engagement/pelibatan peserta serta manfaat program mentorship dan melaporkan kepada Program Coordinator Jawa Timur dan Jawa Tengah.
Persyaratan Konsultan
Memiliki gelar S1 dan/atau memiliki pengalaman yang setara.
Memiliki pengalaman dalam memfasilitasi kelompok muda (dengan isu kebekerjaan, wirausaha dan pengembangan diri)
Memiliki kemampuan komunikasi dan interpersonal yang baik.
Memiliki pengalaman dalam Growth Mindset, Green Mindset dan Literasi/Keterampilan Digital lebih diutamakan.